Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2024 di buka!!

Selengkapnya
Gubernur Sumut Bersama Tujuh Kepala Daerah Kawasan Danau Toba Siap Sambut Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark 2025

Posted At: Jul 08, 2025 - 383 Views

Gubernur Sumut Bersama Tujuh Kepala Daerah Kawasan Danau Toba Siap Sambut Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark 2025

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama tujuh kepala daerah dari kawasan Danau Toba bergerak cepat menyambut kedatangan asesor UNESCO dalam rangka revalidasi Toba Caldera UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2025. Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk memastikan status geopark tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Persiapan revalidasi ini dibahas dalam rapat koordinasi di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro No. 30, Medan, pada Senin (30/6/2025). Turut hadir tujuh kepala daerah dari Kabupaten Samosir, Tapanuli Utara, Toba, Simalungun, Dairi, Karo, dan Humbang Hasundutan (Humbahas), serta pimpinan OPD Pemprov Sumut dan instansi vertikal lainnya.

 

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas daerah dalam mendukung proses revalidasi secara terpadu. Ia menargetkan agar Toba Caldera kembali meraih predikat Green Card, tanda pengakuan positif dari UNESCO.

“Tahun ini kita berupaya untuk bisa meraih kembali Green Card. Tadi sudah disampaikan empat rekomendasi dari UNESCO, mari kita tindak lanjuti bersama,” ujar Gubernur.

Empat rekomendasi UNESCO yang harus dipenuhi antara lain:

1. Penelitian berkelanjutan dan peta geologi kawasan;
2. Peningkatan visibilitas informasi geopark melalui panel yang mudah dipahami;
3. Penguatan warisan budaya lokal;
4. Aktivasi badan pengelola dalam menyelenggarakan event skala nasional dan internasional.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya edukasi masyarakat, khususnya dalam mengatasi kebiasaan membakar lahan di sekitar geosite. Ia menyarankan adanya pendampingan dari aparat kepolisian untuk mencegah perusakan lingkungan.

Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas, Togu Santoso Pardede, mengingatkan bahwa geopark adalah program resmi UNESCO sejak 2015 yang menggabungkan geoheritage, geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity. Ia menegaskan bahwa kawasan Danau Toba memiliki nilai luar biasa sebagai warisan dunia.

“Dari 229 UGGp yang ada di 50 negara, Indonesia punya 12 geopark, salah satunya adalah Toba Caldera. Potensi ini harus dijaga dan dikembangkan untuk mendukung SDGs dan geowisata berkelanjutan,” tegas Togu.Agenda Revalidasi: 21–25 Juli 2025, Dikunjungi Asesor dari Portugal dan Korea Selatan

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UGGp (BPTCUGGp), Azizul Kholis, mengungkapkan bahwa revalidasi akan berlangsung pada 21–25 Juli 2025, dimulai dari kedatangan para asesor melalui Bandara Silangit.

Dua asesor UNESCO yang dijadwalkan hadir adalah:
* Jose Brilha (Portugal)
* Jeon Yong Mun (Korea Selatan)

Mereka akan meninjau langsung berbagai geosite unggulan di Kawasan Danau Toba, seperti:
* Taman Eden
* Samosir (sejumlah geosite budaya dan geologi)
* Merek – Sipiso-piso – Tongging
* Medan (kunjungan akhir)

Pada akhir rapat, dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen bersama oleh Gubernur Sumut dan tujuh kepala daerah kawasan Danau Toba. Pernyataan ini menjadi simbol kuat bahwa pemerintah daerah siap menjaga dan mengembangkan Toba Caldera sebagai UNESCO Global Geopark yang berkelanjutan.

 

Your Cart