Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2024 di buka!!

Selengkapnya

Posted At: Nov 27, 2025 - 288 Views

Pemkab Tapanuli Utara Gelar FGD II Penyusunan RPIKS Kawasan Strategis Salib Kasih

Pemkab Tapanuli Utara Gelar FGD II Penyusunan RPIKS Kawasan Strategis Salib Kasih

Tapanuli Utara – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) secara resmi membuka Forum Group Discussion (FGD) II Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur Kawasan Strategis (RPIKS) Salib Kasih. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian penyusunan dokumen perencanaan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.

FGD II difokuskan pada penyampaian progres penyusunan dokumen RPIKS, pemaparan desain penanganan kawasan, visualisasi 3D untuk kawasan prioritas, serta pembahasan matriks kolaborasi program lintas pemangku kepentingan.

Acara yang berlangsung di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Jumat (21/11/2025), dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan. Turut hadir pula sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan tokoh agama, akademisi perguruan tinggi, jajaran Direktorat Jenderal Cipta Karya, serta Tim Teknis Pembangunan Infrastruktur Kawasan Strategis Salib Kasih, baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyusunan RPIKS sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengembangan kawasan strategis Salib Kasih.

“Penyusunan RPIKS Salib Kasih bukan hanya sebuah dokumen teknokratik, tetapi fondasi bagi masa depan pariwisata dan ekonomi masyarakat kita. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen memastikan setiap rencana yang disusun hari ini dapat diwujudkan secara terpadu, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Deni.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemangku kepentingan dalam penyusunan rencana tersebut.

“Kami berharap melalui FGD ini seluruh pihak — pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, tokoh agama, serta para pemangku kepentingan lainnya — dapat menyepakati desain dan langkah strategis terbaik untuk menjadikan Salib Kasih sebagai kawasan yang tertata, berdaya, dan memberi dampak besar bagi kemajuan Tapanuli Utara,” tambahnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab antara peserta dan tim penyusun. Berbagai masukan, kritik, dan klarifikasi disampaikan guna menyempurnakan dokumen RPIKS yang akan menjadi acuan pembangunan kawasan.

FGD ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai dasar tindak lanjut penyempurnaan dokumen menuju tahap implementasi program pembangunan Kawasan Strategis Salib Kasih.

Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Utara, Sasma Situmorang, turut memberikan apresiasi terhadap upaya percepatan revitalisasi kawasan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi program Revitalisasi Salib Kasih Siatasbarita yang diinisiasi Bupati dan Wakil Bupati melalui kerja sama dengan Pemerintah Pusat. Saat ini perencanaannya sedang disusun oleh Kementerian PUPR dalam kerangka Rencana Pengembangan Infrastruktur Kawasan Strategis Siatasbarita,” ujarnya.

Sasma menambahkan bahwa pembangunan kawasan akan mengangkat kekuatan alam, budaya, serta sejarah masyarakat Batak, khususnya peran kehadiran Missionaris Ludwig Ingwer Nommensen sebagai titik awal penyebaran agama Kristen di Tanah Batak atau Tapanuli Raya.

 

“Semoga pembangunan Revitalisasi Salib Kasih Siatasbarita dapat berjalan sesuai rencana pada awal tahun 2026,” pungkasnya.

Your Cart